fbpx

Mamen Hedon, Kuliner Rasa Bintang 5 dengan Harga Terjangkau (Part-1)

Di sebuah Sabtu sore, penulis memenuhi undangan kuliner dari sebuah teman lama yang dulunya bekerja di bidang perhotelan. Kondisi pandemi COVID-19 kali ini membuat semua sektor pariwisata satu per satu tumbang secara perlahan, tak terkecuali para individu yang menggantungkan nasibnya di sektor tersebut, harus banting setir dan dituntut kreativitasnya di bidang lain.

Secara kebetulan, teman tersebut sebelumnya memang pernah bekerja di sebuah hotel berbintang 5 di Bali, dan sebelumnya pernah membuka usaha kuliner di Nusa Dua. Kini mereka membuka sebuah warung makan di daerah Kuta yang suasananya sekarang tak seramai sebelumnya.

Warung yang diberi nama Mamen Hedon ini menyajikan menu-menu andalan yang terbilang populer dan lekat di lidah pecinta kuliner, seperti ayam bakar dengan tiga macam penyajian, dan berbagai hidangan seafood dan olahan daging sapi.

Oh ya, sebelum kita beranjak lebih jauh lagi, apa sih arti kata Mamen Hedon itu sebenarnya? Pastinya ada yang penasaran kan. Mamen sendiri merupakan akronim dari ‘Makan Men’. Kata ‘Men’ sendiri tentu mengingatkan kita pada istilah yang dipopulerkan oleh youtuber kondang Nex Carlos dalam setiap videonya.

Sedangkan Hedon sendiri merupakan akronim dari Hedonisme yang artinya bersenang-senang. Kalau kita artikan, di tempat ini kita bisa bersenang-senang sambil menikmati makanan yang disajikan dengan aneka varian rasa.

Warung Makan Mamen Hedon ini terdiri dari dua bagian, di bagian outdoor yang cozy, dengan sajian unggulan ayam bakar dan menu main course lainnya. Bagian outdoor ini dikelola oleh Safitri Octavia dan Donald Baay yang membagi tugas melayani dan memasak, sedangkan di bagian dalam, akan kita ulas lebih lengkap di bagian kedua artikel ini.

Ayam Bakar Pedas

Menu yang ada di outdoor ini sangat variatif dengan menyajikan segala macam makanan mulai yang ringan hingga yang berat. Namun penulis memutuskan mencoba beberapa menu andalan warung ini seperti Paket Ayam Bakar Pedas, Paket Ayam Bakar Manis, Paket Ayam Goreng dan Paket Sate Ayam Gaban.

Tak perlu lama menunggu, hidangan segera datang dengan isian seragam. Paket ayam bakar maupun goreng disertai oleh lalapan, tahu goreng, tempe goreng, serta dua jenis sambal, sambal merah dan sambal matah.

Ayam Bakar Pedas-nya tampak menggoda. Gigitan pertama memang langsung menggugah selera. Sentakan rasa pedas spontan langsung membaur ke seluruh indra pengecap dan akan membuat kita berkeringat.

Tekstur ayam yang lembut dengan kulit berwarna coklat matang dengan olesan rasa pedasnya pun sempurna untuk kita pecinta kuliner pedas. Lalapan timun dan kol juga tak lupa disertakan, berikut potongan tahu dan tempe yang renyah melengkapi rasa sambal matah dan sambal merah yang terasa pas pedasnya.

Ayam Bakar Manis

Ayam Bakar Manis pun tampil dengan rasa yang relatif berbeda. Tampil dengan karamelisasi yang sedikit gelap, rasa manis langsung muncul saat pertama kali dicecap. Buat kita yang tak kuat dengan makanan pedas, versi ini sangat cocok untuk dijadikan alternatif santapan.

Satu lagi andalan yang tak ditemui di tempat lain adalah Sate Ayam Gaban. Nama Gaban memang identik dengan sesuatu yang besar, sampai-sampai muncul istilah ‘Segede Gaban’, yang menginspirasi nama hidangan ini.

Sate ini muncul dengan lima tusuk sate ayam dengan potongan besar dan chunky dengan bumbu rahasia yang dioleskan saat membakar. Uniknya lagi, kita tak akan disuguhkan saus kacang ataupun kecap yang biasa kita kenal di hidangan sate. Sate ini tampil minimalis dengan sandingan sambal merah dan sambal matah. Persis seperti yang ada di paket ayam bakar.

Sate Ayam Gaban

Untuk rasanya sendiri, daging ayam terasa juicy, ada hint sedikit manis, namun tetap empuk. Tak ada perlawanan berarti saat dikunyah. Dengan cocolan kedua sambal ini pun, sate masih terasa enak di lidah dan menimbulkan kesan mendalam terhadap potongannya yang cenderung bulky tersebut.

Ada satu hidangan lagi yang sempat penulis cicipi di keesokan hari, karena sebelumnya hidangan ini belum ada, yaitu Paket Ikan Bakar Pedas. Di luar dugaan, ikan yang digunakan adalah ikan mahi-mahi, yang notabene jarang digunakan warung ikan lain. Padahal untuk teksturnya sendiri, daging ikan ini menyerupai daging ayam. Keunggulan lain dari ikan ini adalah rendah lemak, rendah kalori serta lebih tinggi proteinnya daripada ikan salmon. 

Ikan Mahi-Mahi Bakar

Ikan mahi-mahi bakar ini terasa empuk dan lembut, dengan hint asam dari kucuran jeruk nipis yang ditambahkan, memang terasa pas di mulut. Terlebih dengan cocolan sambal matah dan sambal merah. Rasanya tak ingin berhenti saja mulut ini untuk menyuapnya.

Dengan harga terjangkau, Paket Ayam Bakar/Goreng hanya Rp 25 ribu, Paket Sate Ayam Gaban hanya Rp 35 ribu, dan Paket Ikan Bakar hanya Rp 40 ribu, tentu sesuai dengan kondisi seperti ini. Dan lagi, tak banyak kompetitor yang menyajikan varian menu dengan rasa hotel bintang 5 dengan harga yang ramah di kantong.

Tak terasa hari makin malam, dengan iringan akustik bersuara merdu yang menghibur pengunjung, rasanya sangat tepat kalau penulis sangat merekomendasikan Mamen Hedon untuk dijadikan rujukan untuk bersantap bersama teman atau keluarga.

Mamen Hedon

Jl. Raya Kuta, No. 21, Kuta, Bali 80361

IG: @mamenhedon

Share Yuk !

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Replay

PanenRayaNusantara

Update Your Life With Svarga News

Dapatkan info menarik, menghibur dan menambah wawasan di Svarga News
BrandingStarterPack
JasaDesignLogo
DenpasarFestivalColorRun5k2019
DenpasarFestival2019